Teknologi Offside Semiotomatis Piala Dunia Qatar 2022

Teknologi Offside Semiotomatis resmi Digunakan Saat Piala Dunia Qatar by Pokerdewa88

Teknologi offside | FIFA atau Federasi Sepakbola Dunia mengungkapkan bahwa mereka menggunakan teknologi terbaru dalam ajang Piala Dunia Qatar 2022. Penggunaan teknologi tersebut tidak hanya dalam pengendalian mesin, namun juga FIFA menambahkan teknologi tersebut didalam bola dimana untuk mendeteksi keakuratan offside. Teknologi ini dinamakan offside semiotomatis yang dimana nanti akan digunakan saat Piala Dunia Qatar 2022.

Bola yang menggunakan teknologi tersebut di beri nama ‘’Al Rihla’’ yang merupakan bola resmi adidas yang akan digunakan di Piala Dunia Qatar 2022, yang juga akan menjadi elemen vital pada saat pertandingan berlangsung.
Semua bola yang dipakai pada ajang 4 tahunan tersebut akan dipasangkan chip yang akan terkoneksi dengan sudut sudut kamera yang ada di stadion. Sebanyak 12 kamera pelacak khusus yang akan ada di stadion untuk melacak bola yang bernama “Al Rihla” ini hingga 29 titik data dari setiap pemain, hingga 50 kali perdetik, sehingga mudah untuk mengetahui posisisi pasti pada saat pertandingan.
Teknologi yang ada di dalam bola tersebut juga akan ada sensor unit pengukuran inersia (IMU), sensor tersebutlah yang berfungsi untuk mendeteksi offside. Sensor ini akan berada di tengah bola, yang nantinya akan mengirimkan data bola keruang operasi video sebanyak 500 kali per detik. Namun, Keputusan tetap di validasi secara manual sebelim diberitahukan dengan wasit di tengah lapangan, dengan melihat garis offside dan titik tendangan yang dibuat secara otomatis. FIFA memastikan bahwa proses tersebut hanya akan berlangsung beberapa detik saja, sehingga keputusan offside akan menjadi lebiah cepat dan akurat dari yang sudah terjadi selama ini.
Dengan adanya teknologi di dalam bola ini pastinya akan membantu pekerjaan dari seorang wasit di lapangan, agar tidak ada lagi yang merasa pihak yang dirugikan atau diuntungan pada saat pertandingan Piala Dunia Qatar 2022 berlangsung. Teknologi ini dihadirkan juga untuk menyusul keberhasilan penggunaan teknologi VAR pada Piala Dunia Rusia 2018 lalu.

Pierluigi Colina Ketua Komite Wasit FIFA menjelaskan tentang hal ini, ia mengatakan bahwa “hal ini dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk melihat offside pada layar VAR, Kami juga telah banyak menggunakan VAR secara terus menerus khususnya dalam hal garis intervensi. Kami juga menyadari bahwa terkadang pemeriksaan atau peninjauan terlalu lama, khususnya terkait offside ini” Ungkap Colina. Teknologi offside semiotomatis ini, sebelumnya telah berhasil diuji coba di berbagai pertandingan, seperti di FIFA Arab Cup 2022, dan Piala Dunia Antar Club FIFA 2021 lalu. Seperti mana ia katakan bahwa ‘’Pengujian telah sukses besar dan kami sangat yakin bahwa di Piala Dunia Qatar 2022 kami akan memiliki alat pendukung yang sangat berharga dan membantu wasit dan asisten wasit dalam hal membuat keputusan terbaik dan paling tepat di lapangan saat pertandingan berlangsung. Saya tahu bahwa seseorang menyebutnya sebagai ‘’robot offside’’, namun hal itu tidak sepenuhnya benar. Wasit dan asisten wasit tetap bertanggumg jawab penuh atas keputusan di lapangan’’.

Menurut Infantino, teknologi ini juga merupakan puncak dari tiga tahun penelitian dan pengujian khusus untuk memberikan yang terbaik bagi tim, pemain, dan penggemar yang akan menuju Piala Dunia Qatar akhir tahun ini. FIFA berkomitmen untuk meningkatkan teknologi demi meningkatkan kualitas permainan sepak bola di semua level.
Gianni Infantino mengatakan atas nama FIFA dirinya mengaku bangga dengan keberhasilan teknologi offside semiotomatis ini, dan tidak sabar untuk melihat bagaimana dunia nanti melihat dan merasakan manfaat dari teknologi offside semiotomatis ini dalam Piala Dunia Qatar 2022.Kunjungi situs kami untuk info selanjut nya dan untuk info taruhan judi bola hanya di situs POKERDEWA88

pokerdewa

POKERDEWA88 Adalah situs judi online aman dan terpercaya no.1 di Indonesia